Sosiologi
Sebelum Anda mempelajati lebih jauh tentang antropologi maka
Anda terlebih dulu harus mengetahui pengertian dari antropologi. Nah, sekarang
kita mulai dengan arti dari kata “Antropologi”. Antropologi adalah sebuah ilmu
yang mempelajari makhluk manusia (anthropos). Secara etimologi, antropoologi
berasal dari kata anthropos berarti manusia dan logos berarti ilmu. Dalam
antropologi, manusia dipandang sebagai sesuatu yang kompleks dari segi fisik,
emosi, sosial, dan kebudayaannya. Antropologi sering pula disebut sebagai ilmu
tentang manusia dan kebudayaannya.
Hubungan
Antropologi Dengan Ilmu Sosial
Spesialisasi dalam bidang antropologi memungkinkan adanya
mitra kerja sama antarbidang ilmu, yaitu antropologi dan bidang lain. Sosiologi
merupakan salah satu bidang ilmu yang paling banyak disorot karena dianggap
banyak persamaannya. Hal ini ditandai kenyataan bahwa di beberapa universitas
telah terjadi penggabungan jurusan menjdi satu jurusan saja uaitu jurusan
antropologi-sosiologi atau sosiologi-antroologi.
Hubungan Antropologi dan Sosiologi
Hubungan antara
Antropologi dan sosiologi pada satu sisi, memperlihatkan bahwa sebagian para
ahli tidak lagi membedakan kedua ilmu tersebut secara ketat. Artinya beberapa
fokus kajiannya dianggap sama bahkan beberapa paradigma yang digunakan untuk
meihat suatu fenomena sosial pun dianggap memiliki perbedaan. Kedua ilmu itu
bisa saling menukar atau saling melengkapi baik menyangkut paradigma ataupun
metode yang digunakan dalam mengungkap suatu fenomena sosial. Di pihak ini,
perbedaan antropologi dan sosiologi hanya terjadi pada sejarah berdirinya
masing-masing ilmu tersebut. Namun dalam perkembangan selanjutnya, kedua ilmu
itu dapat saling melengkapi bahkan melebur diri menjadi satu ilmu. Pada
universitas tertentu, antropologi dan sosiologi merupakan program studi yang
dikembangkan secara bersama-sama di bawah departemen antropologi-sosiologi atau
sosiologi-antropologi. Benarkah antropologi dan sosiologi sudah tidak dapat
dibedakan lagi ?
Ada pihak lain yang masih tetap mempertahankan adanya
perbedaan antara antropologi dan sosiologi. Secara historis, kemunculan kedua
ilmu tersebut adalah berbeda baik dari segi paradigma yang digunakan, metode
yang digunakan atau pun sasaran masyarakat yang menjadi obyek penelitiannya. Di
mana antropologi menekankan kajiannya pada masyarakat perkotaan yang pada saat
itu ada pada masyarakat Barat sendiri.
Dalam perkembangannya, menurut pihak ini, masih dapat
dilihat adanya perbedaan di antara kedua ilmu tersebut. Walaupun menurut penulis,
perbedaan ini lebih didasari oleh selera dalam menggunakan paradigma dan metode
yang digunakan. Sedangkan sasaran penelitiaannya, sering kali tidak dapat lagi
dibedakan karena keduanya sama-sama memperhatikan fenomena sosial di pedesaan
(masyarakat tradisional) ataupun di perkotaan (masyarakat industri).
SUMBER BUKU MATERI POKOK ISIP4210/3SKS/MODUL1
Komentar
Posting Komentar