Pemasaran Sosial

 ASSALAMU’ALAIKUM. WR. WB

1. Dalam pemasaran sosial kita kenal 7p, yaitu producer, purchaser, product, price, promotion, place, dan probing. Jelaskan keterkaitan 7p tersebut dalam konteks pemasaran sosial ?

a. Producer

            Proucer atau sering kali kita ucapkan produsen adalah pihak yang berperan agar tujuan dan sasaran bisa tercapai. Oleh karena itu, dalam setiap kegiatan pemasaran sosial, producer diperlukan sebagai pelaksana dalam mencapai tujuan.

b. Purchaser/Target Adopter/Target Audience

            Purchasers atau konsumen, yang disebut juga audiens, pasar, segmen pasar, konstituen atau klien merupakan objek yang ditargetkan dalam promosi dari pemasaran sosial.

c. Product

            Menurut teori manajemen, produk didesain untuk memenuhi kebutuhan pasar. Sebagaimana telah disinggung di depan, pengertian produk bisa juga berarti sesuatu yang memiliki wujud (tangible aspect) dan dapat pula berupa intangibles aspect, seperti ide, gagasan ataupun pelayanan.

d. Price

            Di dalam pengertian umum, price bermakna harga. Namun, dalam pengertian yang lebih jauh lagi, price bermakna biaya atau pengorbanan. Untuk menentukan biaya/pengorbanan, harus dilihat bagaimana orang menilai produk yang ditawarkan.

e. Promotion

            Konsep ini merupakan komponen vital dalam social marketing. Promosi banyak berhubungan dengan komunikasi dan informasi, yaitu bagaimana menggunakan berbagai media dan saluran yang ada untuk menawarkan produknya.

f. Place

            Jika Anda menerjemahkan Place secara harfiah yang bermakna “tempat” tentunya memang agak sulit untuk dimengerti keterkaitannya dengan pemasaran sosial, khususnya dalam menjual produk yang bersifat intangible, seperti ide-ide Untuk mempermudah pemahaman, komponen dari place ini bisa dibedakan atas dua hal. Pertama aksebillitas produk terhadap konsumen. Dan kedua, di mana posisi produk tersebut, apakah bisa didapatkan di tempat yang sesuai dengan kelas sosialnya.

g. Probing

            Penyelidikan atau probing merupakan hal mendasar yang harus dilakukan khususnya ketika merancang konsep dari suatu program pemasaran sosial. Artinya, sebuah konsep pemasaran sosial hendaknya digali secara lebih mendalam, baik dari sisi tujuan dan maksudnya, serta konsep yang ditawarkan ataupun dari strategi yang diterapkan untuk mencapai tujuan dan sasaran dari pemasaran sosial tersebut.

2. Sejauhmana peran monitoring dan evaluasi dalam pemasaran sosial ?

Kegiatan yang sering dilupakan di dalam berbagai aktivitas/kegiatan yang ada di tanah air saat ini adalah monitoring dan evaluasi. Biasanya orang atau panitia akan merasa lega setelah menyelesaikan penyelenggaraan kegiatan dan kemudian melupkannya. Sebagai orang yang pernah aktif dalam organisasi kemudian melupakannya. Sebagai orang yang pernah aktif dalam organisasi apakah Anda memiliki pendapat yang sama ? Mengapa hal tersebut bisa terjadi ?

Jika kita pahami secara lebh serius, kegiatan monitoring dan evaluasi dibutuhkan untuk menilai tepat atau tidaknya semua kegiatan termasuk di dalamnya aktivitas pemasaran sosial. Hal yang harus dipahami adalah setiap kegiatan pasti memiliki kelemahan dan kekurangan. Monitoring berguna untuk memperoleh informasi mengenai kekuranganan/ kelemahan ketika program tersebut berlangsung. Sedangkan evaluasi umumnya dilakukan setelah suatu program selesai dilaksanakan.

3. Apakah pasar potensial bisa menjadi pasar eksisting ? Berikan jawaban Anda dengan ilustrasi contoh !

            Dengan mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan orang untuk berkomunikasi secara lebih cepat maka perusahaan handphone tersebut juga memiliki pasar potensial. Pasar potensial tersebut adalah kumpulan orang-orang yang belum tersentuh oleh teknologi handphone, seperti mahasiswa, anak-anak SMA dan bahkan kategori/kelompok sosial lainnya. Kelompok-kelompok tersebut merupakan pasar potensial untuk pasar handphone pada tahun-tahun tersebut. Namun, dengan perkembangan teknologi harga jual handphone berhasil diturunkan secara signifikan dan masyarakat umum yang tadinya hanya sebagai penonton akhirnya berhasil digarap oleh bisnis handphone sejak awal tahun 2000an. Artinya, masyarakat umum yang tadinya merupakan pasar potensial, pada tahun-tahun berikutnya elah berubah menjadi pasar eksisting. Gambaran ini memperlihatkan bahwa pasar potensial dapat berubah menjadi pasar eksisting jika produsen/pengusaha dapat memanfaatkannya.

4. Pemetaan terhadap kondisi lingkungan pasar dapat dilakukan dengan beberapa metode, antara lain, adalah (opinion leader); (b) desk research; (c) media content analysis; (d) survey; dan (e) trend dari kelompok legislatif. Dalam konteks pemasaran sosial, sebutkan kelebihan dan keterbatasan dari masing-masing metode tersebut?

a. Opinion Leadere Survey

            Metode opinion leader survey merupakan metode yang dilakukan dengan menyurvei target/audience yang semua pertanyaannya diarahkan untuk mengetahui opini-opini mereka.

b. Desk Research

            Merupakan salah satu teknik pengumpulan data mengenai subjek yang sedang kita teliti, yakni dengan mempelajari dari berbagai tulisan dan laporan dari surat kabar, majalah, jurnal ilmiah buku-buku maupun laporan hasil riset yang pernah ada.

c. Media Content Analysis

            Teknik ini mencakup keberlangsungan analisis isi dari topik-topik berita yang ditampilkan media masa, baik dari media cetak maupun elektronik. Bahan yang dipelajari dapat berupa bahan yang diucapkan atau bahan yang tertulis.

d. Survey

            Perubahan dan kecenderungan pada opini publik dan opini pelanggan dapat diukur dalam polling opini publik. Survey mengenai opini publik dapat dilakukan dengan menyebarkan angket atau kuesioner ke sejumlah orang atau responden yang dipilih.

e. Trend dari Kelompok Legislatif

            Metode ini membantu untuk menentukan “predisposisi petugas yang terpilih untuk menyuarakan satu cara atau yang lainnya pada isu-isu tertentu”. Sebagaimana kita ketahui, salah satu peran dari legislatif adalah menampung dan menyuarakan aspirasi masyarakat.

SUMBER BUKU MATERI POKOK

SOSI4313/3SKS/MODUL1-2

PEMASARAN SOSIAL

SEKIAN TERIMAKASIH J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sistem Politik

Hubungan Antarkelompok di Indonesia

Sistem Sosial Talcott Parsons