Partai Politik
ASSALAMU’ALAIKUM. WR. WB
PARTAI
POLITIK, GERAKAN POLITIK, DAN KELOMPOK KEPENTINGAN
Selain partai politik,
kita mengenal beberapa sarana lain yang dapat berfungsi sebagai penyalur
aspirasi masyarakat, yaitu gerakan politik (political movement), kelompok
kepentingan (interest group) dan kelompok penekan (pressure group). Ketiga
lembaga penyalur aspirasi ini dapat kita bedakan dari partai politik baik dari
segi keanggotaan, cara dan tujuan yang mereka jalankan. Untuk memberikan
gambaran lebih jelas di bawah ini diuraikan secara singkat tentang ketiga
lembaga tersebut.
1. Gerakan politik biasanya
merupakan suatu kelompok atau golongan yang ingin mengadakan
perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga politik atau kadang kala ingin
menciptakan tata masyarakat yang baru, dengan memakai cara-cara politik. Tujuan
gerakan politik lebih menitikberatkan pada adanya suatu perubahan baik yang
bersifat lembaga maupun perubahan tata masyarakat secara keseluruhan. Kalau
kita bandingkan dengan tujuan partai politik, nampak bahwa gerakan politik
mempunyai tujuan yang lebih terbatas dan fundamental sifatnya, dan
kadang-kadang malahan bersifat ideologis. Orientasi ini merupakan ikatan yang
kuat di antara anggota-anggotanya dan dapat menumbuhkan identitas kelompok
(group identity) yang kuat. Dari segi organisasi nampak bahwa organisasi
gerakan politik kurang ketat apabila dibandingkan dengan organisasi partai
politik. Salah satu perbedaan lainnya adalah gerakan politik sering tidak
menggunakan saluran pemilihan umum untuk pencapaian tujuan, bahkan gerakan
politik biasanya tidak ikut bersaing di dalam pemilihan-pemilihan umum yang
diadakan. Sebaliknya partai politik selalu mengikuti pemilihan umum untuk
mendapatkan dukungan dan kedudukan politik.
2. Kelompok kepentingan,
dilihat dari tujuannya berbeda pula dengan partai politik. Tujuan kelompok
kepentingan adalah memperjuangkan sesuatu kepentingan tertentu. Kepentingan yang
dijadikan dasar bisa berupa kepentingan golongan, kepentingan kelompok ataupun
secara terbatas pada kepentingan anggotanya sendiri. Jadi tujuan kelompok
kepentingan lebih terbatas dibandingkan dengan partai politik. Cara yang
biasanya dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan mempengaruhi
lembaga-lembaga politik agar mendapatkan keputusan yang menguntungkan dan
menghindarkan keputusan yang merugikan. Di samping itu kelompok kepentingan
tidak berusaha adalah memperjuangkan sesuatu kepentingan tertentu. Kepentingan
yang dijadikan dasar bisa berupa kepentingan golongan, kepentingan kelompok
ataupun secara terbatas pada kepentingan anggotanya sendiri. Jadi tujuan
kelompok kepentingan lebih terbatas dibandingkan dengan partai politik. Cara
yang biasanya dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan
mempengaruhi lembaga-lembaga politik agar mendapatkan keputusan yang
menguntungkan dan menghindarkan keputusan yang merugikan. Di samping itu
kelompok kepentingan tidak berusaha untuk
menempatkan wakil-wakilnya dalam dewan perwakilan rakyat, melainkan
cukup mempengaruhi satu atau beberapa partai di dalamnya atau instansi
pemerintah atau materi yang berwenang. Dari gambaran di atas nampak bahwa
kelompok kepentingan mempunyai orientasi yang jauh lebih sempit daripada partai
politik yang mewakili berbagai golongan dan lebih banyak memperjuangkan
kepentingan umum. Selanjutnya, kita ditinjau dari segi organisasi, kelompok
kepentinagn mempunyai organisasi yang lebih renggang dibandingkan dengan organisasi
partai politik. Suatu bentuk dari kelompok kepentingan adalah organisasi
profesi, misalnya ikatan-ikatan profesi (seperti dokter, wartawan, buruh, dan
lain-lain). melalui organisasi profesi inilah biasanya kelompok kepentingan
secara persuasif memperjuangkan kepentingannya.
3. Kelompok penekan, sering
kali disamakan dengan kelompok kepentingan, namun bila ditinjau lebih mendalam,
ternyata kedua kelompok sesungguhnya berbeda. Perbedaan tersebut terletak dalam
aspek tujuan dan cara untuk mencapai tujuan tersebut. Kelompok mempunyai tujuan
yang lebih luas daripada kelompok kepentingan. Tujuan kelompok biasanya tidak
terikat kepada kepentingan tertentu atau kepentingan kelompok. Biasanya tujuan
mereka dikaitkan dengan suatu masalah atau keadaan dalam masyarakat yang
memerlukan perubahan atau perbaikan. Sedangkan dari cara, kelompok penekan
biasanya melakukan cara yang lebih keras atau memaksa dibandingkan dengan cara
yang digunakan oleh kelompok kepentingan. Kelompok penekan ini dapat
menggunakan cara lebih keras karena secara organisasi mereka cukup kuat dan
berpengaruh terhadap para pengambil keputusan. Secagai contoh adalah ikatan
dokter di amerika serikat organsasi ini sering disebut sebagai kelompok
penekan, karena pengaruhnya dan tekanannya yang kuat dalam masalah kesehatan.
Ketiga agen penyalur aspirasi tersebut di atas
bersama-sama dengan partai politik merupakan kelengkapan dalam suatu negara
demokratis.
Secara singkat dapat dikatakan bahwa partai politik
adalah suatu organisasi yang terdiri dari kelompok orang yang mempunyai
nilai-nilai dan tujuan-tujuan yang sedikit banyak sama. Mereka sepakat untuk
merebut atau mempertahankan kekuasaan politik mempunyai sifat, tujuan dan cara
yang berbeda dengan organisasi kemasyarakan lainnya, seperti gerakan politik,
kelompok kepentingan, dan keompok penekan. Dalam peranannya sebagai organisasi
kemasyarakatan, partai politik mempunyai beberapa fungsi. Fungsi-fungsi partai
politik tersebut adalah sebagai sarana komunikasi politik, sebagai sarana
sosialisasi politik, sebagai sarana rekrutmen politik.
SUMBER BUKU MATERI POKOK
ISIP4212/3SKS/MODUL1-5
PENGANTAR ILMU POLITIK
SEKIAN TERIMA KASIH J
Komentar
Posting Komentar